SAHABAT
Apakah kalian punya sahabat ?
Bagaimana bisa disebut sahabat ?
Pernahkah kalian diberi gelar sahabat ?
Menurut Aristoteles “Sahabat sejati adalah satu jiwa dalam dua jasad.”
Sulitt... tapi bukannya semua orang pernah melaluinya, atau memilikinya ?
Semua yang berwujud pasti akan hilang, tapi tidak dengan kenangan. Dia akan tetap ada sampai kapanpun..
Bermula dari kamar 19 kamar yang paling ujung, yang beranggotakan riska, ningsih, rodiah, cici, dan aku yang saat masih duduk dikelas X. 1 semester aku tidur makan solat mandi kesekolah sama mereka, tapi aku belum merasakan kedamaian ataupun kebahagiaan yang sebenarnya, semacam penghibur atau sesekali ada yang kurang. maybe karna waktu itu belum terlalu berkawan antara MA SMK. Mungkin itu yang membuat kebahagiaan terasa kurang.. sampailah masuk disemster 2.
And one more in this time baju angkatan pertama kami selesai.. baju dengan fariasi batik dan hitam, kami memanggilnya baju batik buntung 🤣😂 dikarenakan batik nya cuman sebelah. Katanya sih tak sesuai dengan Design nya, tapi tak apalah namanya juga pemula.. saat kami turun dari kamar atas semua mata pandangannya kekami, serasa kompak gitu, serasa jadi artis 1 malam di antara ratusan santri 😲😂 ...
And kekompokan mulai terjalin 1 angkatan..
Kali ini pilihan kamar diacak oleh pengurus organisasi santri putri dan aku dapat kamar 24. Aku sekamar sama depoy yayak & crik. Cukup membahagiakan dan sangat tentram, meskipun aku sendirian yang smk tapi mereka memperlakukan ku dengan baik.. hal yang paling aku ingat adalah ? "Jadwal matikan lampu kamar" 🤣😂 berat sekali rasanya saat udah dikasur dan harus berdiri matiin lampu. Sangat jelas diingatanku saat itu depoy baru balik dari ruang PT dan tiba-tiba dia matiin lampu, pas udah bubuk dikasur tiba-tiba dia ingat kalo jadwal yang matiin lampu itu crik, dengan rela dia bangkit lagi trus hidupin lampu 😅😂 dan terpaksa crik bangun buat mantiin lampu... Kami cukup bahagia meskipun dengan tingkah-tingkah kecil seperti aku yang selalu manumpahkan bedak biar kenak jilbab crik, atau mentertawakan crik yang sudut jilbab nya selalu remuk 😂😅😄😅
Tapi tak bertahan lama karna kami diharuskan pindah ke asrama sebelah karna asrama yang kami tinggali sekarang mau direnofasi dan harus berpisah kamar..
=>>>
Diasrama Amru bin Ash aku dapat kamar no 1, seperti gosip yang beredar kamar 1 adalah kamar untuk santri nakal atau santri yang cukup terkenal dengan pelanggarannya..
Aku sekamar sama yayak lagi, yuyun and ciwid. Dan aku juga sekamar dengan adik-adik nya dikarenakan kamar yang kami tempati luas.. aku tidur diranjang atas disamping jendela bersebelahan dengan ciwid.. ciwid adalah sosok sahabat yang periang dengan ciri khasnya kalau bercerita dia pun ikut mempraktikan nya..
Adik-adiknya cukup baik dan dapat diatur meskipun ada beberapa yang menjengkelkan.. seperti yang kubilang diawal aku mempunyai hubungan dengan si kulit hitam begitupun Ciwid yang mempunyai Do'i.. diwaktu itu Banin (sebutan untuk laki-laki) angkatan kami terkenal dengan panggilan "ROBI" karna adik-adik nya begitu care dengan kami setiap mereka jumpa banin atupun nampak dijendela, mereka selalu bilang "Ti. Ahun robi".. oiyaa. Hampir kelupaan. Kami 1 angkatan terdiri atas perempuan dan laki-laki, kami hanya bisa berjumpa diwaktu jam sekolah saja..
Hal buruk yang kami lakukan dimalam hari adalah mengintip ? Dikarenakan kamar kami dilantai dua dan bersebelahan dengan asrama laki-laki sehingga mempermudah kamar kami 🤣😂... Lampu kami matikan dan jendela kami buke lebar-lebar 🤣😉
Kalian tahu bedak Keli ?? Malam-malam sunyi kami membuat ritual. Awalnya bukan kami sih, cuman Ciwid doang.
Ritual memakai bedak keli setebal-tebal nya. Dengan tujuan ? Memperputih muka. Padahal ga putih-putih 😪🤣😂
Berjalannya waktu dengan berbagai hukuman + kebahagiaan tersendiri.. kami naik ke kelas 2 semsester 1 dan kamar belum lagi dipindahkan ke asrama khalimatussa'diyah, asrama wanita sesungguhnyaa.. ada kenangan manis so pasti ada pahitnya, Mandi 7 menit dikarenakan gak ada air 😪😥 membuat ku marah tak bersua 😲😆
Perjalanan Hidup
Resinta, 15 September 1999
Minggu, 13 Mei 2018
Rabu, 02 Mei 2018
Seperti layaknya remaja lain saat aku masuk disekolah baru ku aku masih memiliki pasangan, yang lebih dikenal dengan sebutan pacar..
Hari demi hari ku lalui dipondok pesantren, dengan jadwal yang padat dan waktu yang serba singkat membuat ku lupa, lupa sosok laki-laki yang selalu menanti kabar dari ku (Btw dulu aku bawa Modem secara diam-diam) . Aku sudah tak lagi bisa bertanya kabar ataupun sekedar bercanda dengan nya disebabkan jadwal ku yang padat sekali. Sehingga aku lupa.. alhasil aku memutuskan untuk menyudahi hubungan yang tak berfaedah tersebut.
---------!!!~
Aku bukan lah penulis handal ataupun pengimajinasi kata-kata seperti teman ku "SRI REZEKI" sang penulis ayat-ayat manis bertaburkan berlian, sebut saja seperti itu.. aku hanyalah penulis biasa yang hoby menuliskan setiap kejadian, penting atau tidaknya itu! sejak dulu sejak aku masih sd.. (Dulu diary ku sempat terbaca teman ku, but aku tak marah, aku biasa aja) Just smile
namun aku tak pernah berfikir untuk menuliskan nya di Website atau sejenisnya karna ketidak beraniannya mental ku..
Sekarang aku mencoba melakukannya, kulalukan untuk berbagi cerita perjalanan hidup ku atau hanya sekedar mengisi waktu luang. Mungkin begitu! Tapi tak tau selanjutnya
~~~
Aku sempat sakit beberapa bulan, sejenis penyakit cacar, tapi tak begitu sakit, hanya saja gatal nya nauZubillah. Orang menyebutnya SCABIE. Kata orang sih penyakit penghapus dosa, sempat tegolak (Bahasa melayu daerah Pelalawan) sih dengarnya..
Okedeh.
Dan aku sempat memberontak untuk pindah and alhasil papa ngizinin tapi tak jadi, sebab aku kasihan kat mama, mama yang tiap bulan selalu ngirim Makanan dan tak lupa dengan obat, dan dettol anti septik.. Dulu bukan sahabat atau siapa pun yg membuatku mampu bertahan! Melainkan cinta seorang laki-laki berkulit hitam 😃😉
Yang dulu nya aku manja Disinilah aku dilatih menjadi wanita tahan banting..
Diharuskan mandiri, semua serba sendiri dan tak lambat-lambat. Aku sudah mulai terbiasa dengan kotoran-kotaran yang harus kami bersihkan, membersihkan toilet, tempat cuci piring bahkan kami juga harus membersihkan tong sampah yang menampung sampah ratusan santri yang tercampur dengan belatung-belatung, cacing-cacing, dan yang lebih waw lagi ada kalajengkingnya. kami tak lagi takut dengan binatang-binatang menjijikkan itu, kami layak nya sawdara berteman baik dan saling menguntungkan, entah kami atau binatang itu yang untung.. Meskipun begitu jelas kami dong yang untung, tertawa bersama sahabat yang meskipun sudah tak lagi seperti itu namun akan selalu terkenang.....
~~~
Hari demi hari ku lalui dipondok pesantren, dengan jadwal yang padat dan waktu yang serba singkat membuat ku lupa, lupa sosok laki-laki yang selalu menanti kabar dari ku (Btw dulu aku bawa Modem secara diam-diam) . Aku sudah tak lagi bisa bertanya kabar ataupun sekedar bercanda dengan nya disebabkan jadwal ku yang padat sekali. Sehingga aku lupa.. alhasil aku memutuskan untuk menyudahi hubungan yang tak berfaedah tersebut.
---------!!!~
Aku bukan lah penulis handal ataupun pengimajinasi kata-kata seperti teman ku "SRI REZEKI" sang penulis ayat-ayat manis bertaburkan berlian, sebut saja seperti itu.. aku hanyalah penulis biasa yang hoby menuliskan setiap kejadian, penting atau tidaknya itu! sejak dulu sejak aku masih sd.. (Dulu diary ku sempat terbaca teman ku, but aku tak marah, aku biasa aja) Just smile
namun aku tak pernah berfikir untuk menuliskan nya di Website atau sejenisnya karna ketidak beraniannya mental ku..Sekarang aku mencoba melakukannya, kulalukan untuk berbagi cerita perjalanan hidup ku atau hanya sekedar mengisi waktu luang. Mungkin begitu! Tapi tak tau selanjutnya
~~~
Aku sempat sakit beberapa bulan, sejenis penyakit cacar, tapi tak begitu sakit, hanya saja gatal nya nauZubillah. Orang menyebutnya SCABIE. Kata orang sih penyakit penghapus dosa, sempat tegolak (Bahasa melayu daerah Pelalawan) sih dengarnya..
Okedeh.
Dan aku sempat memberontak untuk pindah and alhasil papa ngizinin tapi tak jadi, sebab aku kasihan kat mama, mama yang tiap bulan selalu ngirim Makanan dan tak lupa dengan obat, dan dettol anti septik.. Dulu bukan sahabat atau siapa pun yg membuatku mampu bertahan! Melainkan cinta seorang laki-laki berkulit hitam 😃😉
Yang dulu nya aku manja Disinilah aku dilatih menjadi wanita tahan banting..
Diharuskan mandiri, semua serba sendiri dan tak lambat-lambat. Aku sudah mulai terbiasa dengan kotoran-kotaran yang harus kami bersihkan, membersihkan toilet, tempat cuci piring bahkan kami juga harus membersihkan tong sampah yang menampung sampah ratusan santri yang tercampur dengan belatung-belatung, cacing-cacing, dan yang lebih waw lagi ada kalajengkingnya. kami tak lagi takut dengan binatang-binatang menjijikkan itu, kami layak nya sawdara berteman baik dan saling menguntungkan, entah kami atau binatang itu yang untung.. Meskipun begitu jelas kami dong yang untung, tertawa bersama sahabat yang meskipun sudah tak lagi seperti itu namun akan selalu terkenang.....
~~~
Jumat, 06 April 2018
The first
Bantan air 15 September 1999.. dirumah panggung yang lumayan besar lahir lah bayi kecil mungil yang konon katanya sangat hitam, yang mungkin sangat dinantikan kehadirannya, dan diberi nama RESINTA. Itulah dia Aku..
gue lahir dari rahim seorang ibu (TRESNAWATI) yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, dan papa (LAKUNING RATNO) gue sekarang menekuni profesi barunya sebagai kepala desa..
Gue !! Gue lebih terbiasa dengan Aku. Karna bagi ku "Gue" itu kalangan orang kota. Sementara aku lahir di kampung, Aku terlahir sebagai anak bungsu dan aku Putri kecil satu-satunya So aku punya abang, KRISNA PAPILAYA, dialah abang ku.. saudara ku satu-satu nya, namun jarang sekali aku bisa bermanja-manja dengannya, karna kami jarang bertemu, kenapa ? Karna kami berbeda dan kami pun bagaikan anjing dan kucing, tapi selalu aku dong yang menang karna mama selalu membela aku, namun aku tetap mendoakan nya didalam solat ku seperti aku mendoakan Papa Mama ku karena beliau adalah satu-satu nya saudara kandungku, abang ku sangat berbeda dengan aku Mulai dari warna kulit nya sampai dengan perilaku nya, tapi kita memiliki Hidung yang sama dengan papa..
Bengkalis, disanalah rumah ku berada. Di Jl. H Ruslan desa Teluk papal kecamatan Bantan.. disanalah aku dilahirkan dan dibesarkan, aku menempuh pendidikan di Sd 14 Negri Bantan, Smp Negri 3 bantan, lalu aku melanjutkan pendidikan ku ke luar kota, dengan hati yang tak begitu yakin aku mencoba mengikuti Tes ke sekolah yang aku. No . Sekolah yang mama ku sarankan (lagipula aku tidak terlalu minat kalau harus sekolah SMA didekat rumah ku) karena waktu itu mamaku excited banget.. Disepanjang perjalanan aku berdoa agar tidak lulus, karna doa mama ku lebih berfaedah dibandingkan doa ku So doa mama ku lebih ter ijabah duluan.. alhasil aku lulus mengikuti ujian tahap demi tahap. Dan aku diterima di SMK Pondok Pesantren Teknologi Riau.
Disinilah cerita ku dimulai, disinilah awal perjalanan hidup ku, pengalaman manis pahit hidup ku bersama sahabat-sahabat ku.. sahabat yang aku cinta
gue lahir dari rahim seorang ibu (TRESNAWATI) yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, dan papa (LAKUNING RATNO) gue sekarang menekuni profesi barunya sebagai kepala desa..
Gue !! Gue lebih terbiasa dengan Aku. Karna bagi ku "Gue" itu kalangan orang kota. Sementara aku lahir di kampung, Aku terlahir sebagai anak bungsu dan aku Putri kecil satu-satunya So aku punya abang, KRISNA PAPILAYA, dialah abang ku.. saudara ku satu-satu nya, namun jarang sekali aku bisa bermanja-manja dengannya, karna kami jarang bertemu, kenapa ? Karna kami berbeda dan kami pun bagaikan anjing dan kucing, tapi selalu aku dong yang menang karna mama selalu membela aku, namun aku tetap mendoakan nya didalam solat ku seperti aku mendoakan Papa Mama ku karena beliau adalah satu-satu nya saudara kandungku, abang ku sangat berbeda dengan aku Mulai dari warna kulit nya sampai dengan perilaku nya, tapi kita memiliki Hidung yang sama dengan papa..
Bengkalis, disanalah rumah ku berada. Di Jl. H Ruslan desa Teluk papal kecamatan Bantan.. disanalah aku dilahirkan dan dibesarkan, aku menempuh pendidikan di Sd 14 Negri Bantan, Smp Negri 3 bantan, lalu aku melanjutkan pendidikan ku ke luar kota, dengan hati yang tak begitu yakin aku mencoba mengikuti Tes ke sekolah yang aku. No . Sekolah yang mama ku sarankan (lagipula aku tidak terlalu minat kalau harus sekolah SMA didekat rumah ku) karena waktu itu mamaku excited banget.. Disepanjang perjalanan aku berdoa agar tidak lulus, karna doa mama ku lebih berfaedah dibandingkan doa ku So doa mama ku lebih ter ijabah duluan.. alhasil aku lulus mengikuti ujian tahap demi tahap. Dan aku diterima di SMK Pondok Pesantren Teknologi Riau.
Disinilah cerita ku dimulai, disinilah awal perjalanan hidup ku, pengalaman manis pahit hidup ku bersama sahabat-sahabat ku.. sahabat yang aku cinta
Langganan:
Postingan (Atom)
